Postingan

Profil Kelompok Tani Lewowerang

Kelompok Tani Lewowerang (KTL) selaku salah satu lembaga pelayanan ekonomi masyarakat yang selama ini telah berpartisipasi membantu mengurus tenaga kerja, perkiosan, simpanan dan pinjaman tenaga kerja telah  tumbuh dan berkembang di masyarakat serta mengambil bagian penting dalam pemberdayaan usaha mikro dilingkungannya.   Anggota KTL terdiri dari Pokmas-pokmas Tani, kelompok perempuan , kelompok tukang dan orang perorangan. Adapun beberapa jasa layanan yang KTL berikan selama ini: Penyertaan Modal Usaha   KTL tidak melayani pinjaman konsumsi, tidak juga pinjaman investasi. Jika ada anggota yang hendak membuka usaha, dan membutuhkan uang untuk tambahan modal, KTL akan memberinya sebagai penyertaan modal. Atas penyertaan modalnya itu, KTL memberikan asistensi soal manajemen usaha. Dengan sistem penyertaan modal dan assistensi manajemen, usaha rakyat menjadi lebih mungkin untuk sukses. Sering kali rakyat gagal menjalankan usaha karena tidak memiliki cukup pen...

UBSP Untuk Kemandirian Ina-Ina Baniona: Simpanan mencapai 40-an juta rupiah

Waiwerang, RAKIT . Ina Filomena, seorang ibu asal Baniona menggagas diadakannya UBSP (Usaha Bersama Simpan Pinjam) untuk ibu-ibu rumah tangga di desanya. Ditemui di sela-sela perumusan mimpi ‘ Adonara Berdaulat 2021’ , ia mengaku tersentuh dengan kenyataan di lapangan yang menunjukkan bahwa ibu rumah tangga di desanya hampir-hampir tidak punya penghasilan sendiri. Andalan untuk penghasilan mereka adalah menjual kayu dan memelihara ternak."Saya tersentuh dengan kehidupan ibu-ibu yang belum bisa mandiri," katanya. Ia mencontohkan, untuk keperluan ajino (bumbu penyedap-red) saja ibu-ibu itu mesti mengambil dari tetangga. Tekadnya, mereka harus bisa mandiri.Dengan motto 3S (Sendiri, Sedikit, Sekarang) ; “Sendiri: berusaha mewujudkan sendiri tanpa menunggu bantuanSedikit: memulai dari yang sedikit, tanpa mesti harus secara besar-besaranSekarang: jangan ditunda, mulai dari sekarang.”kelompok UBSP akhirnya dibentuk. Kelompok ini menghimpun seluruh ibu rumah tangg...

Tuscany, Italia

Paket Wisata Anggur, Makanan, dan Alam yang muncul dari sebuah gerakan bersama   Kali ini Ngintip jalan-jalan ke Tuscany untuk mencoba melihat bagaimana kira-kira cita-cita Adonara yang mandiri, otonom dan berbudaya kalau di praktekkan dengan berkaca pada Tuscany. Tuscany atau yang dalam bahasa Italia dikenal dengan nama Toscana; kesuksesan mereka dalam mengelola paket wisata patut di intip dan jadi inspirasi buat Adonara. Bukan cuma kelebihan dan keunggulan wilayahnya saja yang bisa mereka promosikan dengan baik. Bahkan menara yang sejatinya digunakan sebagai menara lonceng gereja Katedral yang lama-kelamaan miring dengan sendirinya tanpa sengaja juga dapat dikelola menjadi situs wisata dan terkenal dengan sebutan menara Pisa.   Dalam beberapa hal; Tuscany tak berbeda jauh dengan Adonara, mereka punya wine, Adonara punya tuak dan arak. Kalau Tuscany terkenal dengan makanan laut khas Italianya, Adonara punya makanan tradisional; watak kenae , beloma dan masih ba...

Jambu Mente:Sukses Panen Tergantung Cuaca

Watobaya, RAKIT . Petani Adonara kini mulai tersenyum menyambut musim berbuahnya jambu mente. Tanaman yang mempunyai jadwal panen sekali dalam setahun ini memang telah  mendekati musimnya berproduksi. Meski demikian, sebagian warga mempunyai kekhawatiran sendiri terkait peluang suksesnya produksi mente tahun ini seperti yang diharapkan. Seorang petani yang ditemuai di desa Watobaya, Petrus Laga, mengatakan, musim dengan cuaca yang tidak beraturan ini adalah kekhawatiran utama bagi para petani. “Produksi jambu mente sangat rentan dengan kondisi cuaca. Jika bunga tanaman ini terkena rintik hujan, maka ia akan segera layu dan mengering.” katanya. Ia lalu menceritakan, mengeringnya bunga tanaman perdagangan ini bisa menyebabkan gagalnya produksi. Ditemui Pemuda Adonara Bangkit di desa Watobaya, Petrus mengungkapkan bahwa sebagian dari warga desanya memiliki areal tanah yang ditanami oleh tanaman ini. Mereka semua merasa was-was sebab jika hujan turun, meski hanya rintik-r...

Ridwan Rio dan Io

Oleh: Yunita Patrisia Ini adalah kisah nyata yang  saya ketahui ketika kami berada di empat meja makan pesanan om  Rio di salah satu restorant di Surabaya. Aku sendiri di tengah-tengah orang  Ke i Maluku . Aku memulai cerita ini dan aku sendiri tidak tahu klimaksnya ada di mana. Tapi semoga bermanfaat. Bekerja sebagai seorang guru BP. Dikalangan orang Amerika menyebutnya sebagai pengacara yang menangani banyak sekolah. Orang Amerika memanggilnya Ridwan. Nama yang diberikan orang tuanya adalah Rio. Ayah dan saudara-saudaranya memanggilnya Rio tapi ibu m e manggilnya "io". Karena ibu tidak bisa menyebut "R". Tapi itu adalah panggilan yang terbaik yang perna h ada dan selalu ada untuk om Rio. Keunikan lain orang tuanya adalah tidak bisa membaca, tidak bisa menulis dan tidak bisa bicara bahasa Indonesia. Bahkan ketika om Rio mengajak seluruh keluarganya ke Surabaya untuk jalan-jalan. Disalah satu rumah makan ibunya meminta Papeda dan kua Ikan Kuning. Makanan...